BERITA

Kenali Dulu Perbedaan Antara Pinjaman Tanpa Agunan dan Kredit Multiguna Sebelum Memilihnya

Summary

Karena finansial pada dasarnya termasuk dalam hal yang vital di dalam sebuah keluarga, maka jika seandainya tengah dilanda krisis atau goncangan mau tidak mau harus mencari jalan keluar untuk mengatasinya, dimulai dari menjual aset sampai dengan berhutang atau mengajukan sebuah pinjaman. […]

Karena finansial pada dasarnya termasuk dalam hal yang vital di dalam sebuah keluarga, maka jika seandainya tengah dilanda krisis atau goncangan mau tidak mau harus mencari jalan keluar untuk mengatasinya, dimulai dari menjual aset sampai dengan berhutang atau mengajukan sebuah pinjaman. Umumnya beberapa orang akan memilih untuk mengajukan kredit terlebih dahulu, apalagi semakin kesini memang ada banyak sekali diantara perusahaan-perusahaan atau lembaga keuangan yang hadir di Indonesia. Bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah Anda.

Bank sendiri sering kali dijadikan sebagai instansi keuangan utama jika ingin mengajukan kredit, karena produk keuangannya memang begitu banyak, mulai dari kredit tanpa agunan sampai dengan kredit multiguna, istilah lainnya adalah KTA dan juga KMG. Tentunya sudah banyak yang tahu mengenai kedua produk unggulan mereka tersebut. Mengingat banyak sekali diantaranya masyarakat yang tengah terhimpit kondisi finansial akan langsung mengajukan kredit pada salah satu diantaranya.

Tentu saja antara produk KTA dan juga KMG ini jauh berbeda, agar tidak salah di dalam mengajukan atau apply kreditnya. Maka berikut ini beberapa perbedaan yang harus Anda ketahui terkait dengan keduanya, yaitu:

  1. Keberadaan barang jaminan, memang pembeda paling vital antara produk kredit tanpa agunan dan juga kredit multiguna sebenarnya terletak pada keberadaan barang jaminan. Umumnya jika Anda ingin mengajukan KMG sudah pasti wajib menyertakan adanya barang jaminan, entah itu dalam bentuk sertifikat tanah, rumah atau mungkin juga BPKB kendaraan. Hal ini digunakan untuk menentukan nilai kredit yang didapatkan, semakin besar nilainya maka plafon kredit yang bisa didapatkan juga akan semakin tinggi. Berbeda halnya dengan produk KTA, dimana sesuai namanya maka debitur bisa mendapatkan hutang tanpa harus menyertakan adanya barang jaminan dalam bentuk apapun. Tak heran jika seandainya jika KTA ini kerap kali dijadikan sebagai primadona untuk masyarakat.
  2. Plafon kredit, jika berbicara mengenai nilai hutang yang bisa didapatkan juga berbeda, dimana tidak dapat dipungkiri jika kredit multiguna ini memang menawarkan nilai kredit yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan kredit tanpa agunan. Bisa mencapai angka sampai dengan milyaran rupiah. Sedangkan untuk KTA sendiri nilai kredit yang ditawarkan maksimal hanya 200 juta rupiah. Sehingga jika seandainya tengah butuh uang hutang dalam nilai yang besar maka lebih disarankan untuk ambil produk KMG saja.
  3. Suku bunga, jika berbicara mengenai nominal suku bunga masing-masing bank memang berbeda, namun secara umum nilai bunga dari KTA ini memang lebih besar dibandingkan dengan KMG, apalagi ditambah dengan keberadaan biaya-biaya tambahan lain yang dikenakan sehingga terasa jauh lebih besar. Berbeda dengan KMG yang nilai bunganya terbilang lebih terjangkau.
  4. Resikonya, untuk masalah resiko antara keduanya sudah pasti ada, namun karena kredit multiguna menyertakan adanya barang yang dipakai sebagai penjamin disini, sudah pasti jika pembayaran tidak lancar atau tidak dapat melunasi hutang tersebut nantinya barang yang digunakan sebagai jaminan harus direlakan atau disita oleh pihak bank tersebut.

Untuk itu pastikan bahwa Anda selektif dalam memilih antara kedua produk pinjaman tersebut, karena faktanya keduanya tawarkan plus minusnya masing-masing. Ingat juga untuk menjadi seorang kreditur yang cerdas. Diantaranya adalah dengan mengambil hutang atau kredit dengan jumlah hanya sesuai kebutuhan Anda, tidak lebih dari itu semua atau akan memberatkan di akhir.